Jumat, 15 September 2017

Mengatur Cash Flow Bisnis Dengan Aplikasi

Banyak orang yang ingin memulai bisnis tapi hanya fokus dengan bagaimana cara mendapatkan modal. Kemudian setelah dapat modal, bagaimana cara melengkapi material dan bahan. Kemudian bagaimana dengan lokasi usahanya. Kemudian mulai beroperasi lalu..kemudian..kemudian dan seterusnya. Ketika di tengah-tengah bisnis berjalan, keluhan dari customer/pelanggan langsung dibenerin dengan menggunakan dana seadanya. "Pokoknya customer puas!!". Dan pada akhirnya disetiap akhir bulan menjelang tutup buku, sering muncul pertanyaan misteri. Kok hasilnya gini ya? Duitnya kemana ya? Wkwkwk



Cash flow adalah aliran dana masuk dan keluar. Masuk ketika produk barang/jasa dibeli orang dan keluar ketika kita re-stok bahan-bahan. Cash flow itulah kunci sukses atau tidaknya suatu bisnis. Bisnis jual beli ikan sampai jual beli batu ginjal ruby semuanya tidak lepas dari manajemen cash flow yang bagus. Bisnis itu sederhana, yang penting penghasilan lebih besar dari modal. Itu aja kok.. :) Tapi..faktanya tidak semudah seperti update story di Instagram. Butuh kejelian, keakuratan, dan kesabaran untuk mengatur cash flow. Hmm...ribet ya.. Masa saya harus fokus ke cash flow saja? Saya kan masih pemula.. Bagaimana dengan marketingnya? Customer service nya? Supplier? Itu pertanyaan-pertanyaan saya sendiri kalau di suruh fokus ke cash flow dimana tenaga satu-satunya masih saya seorang.


Nah.. Di era yang sudah serba canggih ini sebenarnya sudah banyak alat (software) yang tersedia untuk membantu kita dalam mengolah cash flow. Ada yang gratis dan berbayar (ada harga tentu ada kualitas). Searching aja di Google dengan kata kunci "point of sale" atau singkatannya POS maka akan muncul berbagai macam software/aplikasi yang dapat membantu untuk mengatur cash flow. Selain membantu untuk melakukan penjualan dan update stok, software POS juga memiliki fitur untuk melakukan pay roll (pembayaran gaji pegawai). Pokoknya semua bagian-bagian yang berhubungan dengan cash flow akan ditangani oleh software POS ini. Kabar gembiranya, hampir semua POS menawarkan free trial mulai dari 1 - 3 bulan. Setelah itu baru kita bayar setiap bulan. Di Indonesia juga sudah ada software POS yang saya tahu, yaitu Pawoon dan MOKA. Ada juga yang dari luar (negeri) juga yang waktu free trial nya lumayan lama yaitu Square POS. Masing-masing software ini tentu punya kelebihan dan kekurangan. Mudah-mudah kedepannya bisa saya review software POS yang pernah dipakai dan juga saya share cara penggunaannya.

Maka dengan adanya software POS ini, urusan cash flow tidak perlu memakan banyak porsi saat menjalankan bisnis karena masih banyak bagian-bagian yang perlu dimainkan. Hasil dari data cash flow akan sangat membantu untuk membuat rencana bisnis ke depannya. Tidak ada ruginya jika system cash flow ini dibeli atau menjadi salah satu senjata pamungkas dalam menjalankan bisnis.

0 comments:

Posting Komentar